Laman

NGGAKSUKAKEJU BLOGSPOT

Sabtu, 16 April 2011

HUKUM MERUSAK RUMAH TANGGA ORANG



Dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘Anhu ia berkata: “Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda: ‘Siapa menipu dan merusak (hubungan) seorang hamba sahaya dari tuannya, maka ia bukanlah bagian dari (golongan) kami, dan siapa yang merusak (hubungan) seorang wanita dari suaminya, maka ia bukanlah dari (golongan) kami’”. {Hadits shahîh diriwayatkan oleh Ahmad, Al-Bazzar, Ibn Hibban, Al-Nasa-a dalam al-Kubra dan Al-Baihaqi}

TEKS HADITS
Rasulullah Shallallahu “Alaihi wa Sallam bersabda:


عَنْ أَبِيْ هُرَيْرَةَ – رَضِيَ اللهُ عَنْهُ – قَالَ: قَالَ رَسُوْلُ اللهِ – صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ -: (( مَنْ خَبَّبَ عَبْدًا عَلَى أَهْلِهِ فَلَيْسَ مِنَّا، وَمَنْ أَفْسَدَ اِمْرَأَةً عَلَى زَوْجِهَا فَلَيْسَ مِنَّا )) [حديث صحيح رواه أحمد والبزار وابن حبان والنسائي في الكبرى والبيهقي]

TAKHRIJ HADITS
Hadits ini diriwayatkan oleh Imam Ahmad dalam Al-Musnad [juz 2, hal. 397], Al-Bazzar [lihat Mawarid al-Zham'an juz 1, hal. 320], Ibn Hibban dalam shahih [juz 12, hal. 370], Al-Nasa-i dalam Al-Sunan al-Kubra [juz 5, hal. 385], dan Al-Baihaqi dalam Al-Sunan al-Kubra [juz 8, hal. 13], juga dalam Syu’abu al-Iman [juz 4, hal. 366, juz 7, hal. 496].


KANDUNGAN HADITS

Secara garis besar hadits ini berisi kecaman keras terhadap dua perbuatan yaitu:

1. Mengganggu seorang pelayan, atau pembantu atau budak yang telah bekerja pada seorang tuan, sehingga hubungan di antara pelayan dan tuannya menjadi rusak, lalu sang pelayan pergi meninggalkan tuannya, atau tuannya memecat dan mengusir sang pelayannya.

2. Mengganggu/memisahkan seorang wanita yang berstatus istri bagi seorang lelaki, sehingga hubungan di antara suami istri itu menjadi rusak, lalu sang istri itu meminta cerai dari suaminya, atau sang suami menceraikan istrinya.

3. Menjaga keutuhan rumah tangga muslim merupakan kewajiban atas seluruh kaum muslim.

BENTUK-BENTUK GANGGUAN TINDAKAN YANG MERUSAK

Ada beragam bentuk dan cara agar seseorang merusak hubungan diantara suami istri, diantaranya adalah:

1. Berdoa dan memohon kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala agar hubungan seorang wanita dengan suaminya menjadi rusak dan terjadi perceraian di antara keduanya.

2. Bersikap baik, bertutur kata manis dan melakukan berbagai macam tindakan yang secara lahiriah baik, akan tetapi, menyimpan maksud merusak hubungan seorang wanita dengan suaminya (atau sebaliknya) . Perlu kita ketahui terkadang sihir itu berupa tutur kata yang memiliki kemampuan “menghipnotis” lawan bicaranya. Rasulullah shallallahu ‘alahi wa sallam bersabda: “Sesungguhnya sebagian dari sebuah penjelasan atau tutur kata itu adalah benar-benar sihir”. (H.R. Bukharîidalam al-Adab al-Mufrad, Abu Dawud dan Ibn Majah. Syekh Albani menilai hadits ini sebagai hadîts hasan [silsilah al-ahadits al-shahihah, hadits no. 1731]).

3. Memasukkan bisikan halus, kosa kata yang bersifat menipu dan memicu, serta memprovokasi seorang wanita agar berpisah dari suaminya (atau sebaliknya) dan atau menjanjikan untuk dinikahkan dengan laki-laki lain. Perbuatan seperti ini adalah perbuatan tukang sihir dan perbuatan syetan (Q.S. Al-Baqarah: 102). Rasulullâh shallallâhu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Sesungguhnya Iblis menempatkan singgasananya di atas air, lalu menyebar anak buahnya ke berbagai penjuru, yang paling dekat dengan sang Iblis adalah yang kemampuan fitnahnya paling hebat di antara mereka, salah seorang dari anak buah itu datang kepadanya dan melapor bahwa dirinya telah berbuat begini dan begitu, maka sang Iblis berkata: ‘kamu belum berbuat sesuatu’, lalu seorang anak buah lainnya datang dan melapor bahwa dia telah berbuat begini dan begitu sehingga mampu memisahkan antara seorang suami dari istrinya, maka sang Iblis menjadikan sang anak buah ini sebagai orang yang dekat dengannya, dan Iblis berkata: ‘tindakanmu sangat bagus sekali’, lalu mendekapnya”. {H.R. Muslim (5032)}.

4. Meminta, atau menekan secara terus terang agar seseorang wanita meminta cerai dari suaminya atau agar seorang suami menceraikan istrinya dengan tanpa alasan dan atau dengan mencari alasan yang tidak ma'ruf dengn tujuan melancarkan perceraian.


HUKUM MERUSAK RUMAH TANGGA ORANG LAIN

Perkawinan merupakan ikatan antara suami istri yang paling suci dan paling kuat dan kokoh. Allah SWT menamakan ikatan ini sebagai “miitsaaqon gholiizhon” . “perjanjian yang kokoh. (QS. An- Nisa’: 21).

Para ulama’ bersepakat bahwa hukum mengganggu dan merusak hubungan sebagaimana dimaksud dalam hadits nabi di atas adalah HARAM (lihat al-mausu’ah al-fiqhiyyah, pada bab takhbib), maka siapa saja yang melakukannya, maka ia mendapatkan dosa dan diancam siksa di neraka.

Adapun orang-orang yang menyimpang dari kebenaran, maka mereka menjadi kayu api bagi neraka Jahannam.{Al-Jin:5}

Bahkan Imam Al-Haitsami mengkategorikan perbuatan dosa ini sebagai DOSA BESAR.

Dalam kitabnya Al-Zawajir ‘an Iqtiraf al-Kabair beliau menyebutkan bahwa dosa besar yaitu yang memisahkan seorang wanita agar terpisah dari suaminya dan merusak seorang suami agar terpisah dari istrinya.

Betapa kerasnya islam memperingatkan siapa saja yang mau merusakkan hubungan antara suami istri. Hal itu dipandang telah keluar dari islam dan tidak punya tempat terhormat dalam Islam, Alasannya Hadits Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam yang menegaskan bahwa pelaku perbuatan merusak ini bukanlah dari bagian umat beliau “maka ia bukanlah dari (golongan) kami”, dan ini terhitung sebagai ancaman berat. Juga para ulama’ sebelumnya, secara sharih (jelas) mengkategorikannya sebagai dosa besar. (lihat Al-Zawajir juz 2, hal. 577).

Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam sangat tegas memberikan ancaman berat bahwa perbuatan tersebut bukanlah dari bagian umat beliau (bukanlah golongan Islam) “maka ia bukanlah dari (golongan) kami”
Imam Ibnul Qoyyim Rahimahullah mengatakan tentang hukum merusak hubungan wanita dengan suaminya: "Perbuatan ini termasuk dosa besar, Sebab, jika syari'at melarang meminang pinangan saudaranya, maka bagaimana halnya dengan orang yang merusak hamba sahaya wanitanya atau hamba sahaya laki-lakinya, serta berusaha memisahkan di antara keduanya, dengan kata lain berniat ingin menikahkan seorang wanita yang secara syah masih menjadi suami orang lain. Perbuatan dosa ini termasuk perbuatan keji dan hak lain tidak gugur dengan taubat dari kekejian. Karena taubat, meskipun telah menggugurkan hak Allah, namun hak hamba masih tetap ada".

Menzalimi seseorang (suami) dengan memisahkan isterinya dan kejahatan terhadap ranjangnya (mencegah hak suami, dll) hal itu lebih besar dibandingkan merampas hartanya secara zalim. Bahkan, tidak ada (hukuman) yang setara disisinya kecuali (dengan) mengalirkan darahnya." {al-manawi dalam Faaidhul Qadiir}

Para syetan yang berwujud manusia ini belum merasa puas kecuali dengan melakukan kerusakan, keonaran serta merenggangkan keharmonisan pasangan suami isteri yang saling mencintai. Mereka menggunakan cara-cara murahan yang tidak terpuji untuk membuat rumah tangga menjadi berantakan. Tindakan pengerusakan semacam itulah yang membuat para Iblis dan sekutunya menjadi bangga.

sekali lagi mari kita renungkan secara mendalam; Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Sesungguhnya Iblis menempatkan singgasananya di atas air, lalu menyebar anak buahnya ke berbagai penjuru, yang paling dekat dengan sang Iblis adalah yang kemampuan fitnahnya paling hebat di antara mereka, salah seorang dari anak buah itu datang kepadanya dan melapor bahwa dirinya telah berbuat begini dan begitu, maka sang Iblis berkata: ‘kamu belum berbuat sesuatu’, lalu seorang anak buah lainnya datang dan melapor bahwa dia telah berbuat begini dan begitu sehingga mampu memisahkan antara seorang suami dari istrinya, maka sang Iblis menjadikan sang anak buah ini sebagai orang yang dekat dengannya, dan Iblis berkata: ‘tindakanmu sangat bagus sekali’, lalu mendekapnya”. {H.R. Muslim (5032)}.

4 komentar:

  1. mukum perusak rmh tgga org

    BalasHapus
  2. Rumah tangga saya juga hancur gara2 suami tergoda seorang lonte bernama FENTI MAULANI, perek dari Pengalengan, sampai punya anak dua: zenitha (imut) dan Zeta

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ow kenal perempuuan neeh. Ceweq gatal

      Hapus
  3. Lohh koq kayak namanya kenal. Fenty nyang pernah tingggal di cempaka mas aprtemenn ama MOI klapa gading, jd simpenan boss tajir dr jakarta yg ude ada bini yee

    BalasHapus